Asal – usul Sejarah kasur

Menurut wikipedia  Kasur adalah alas tidur yang biasanya terbuat dari kain atau plastik yang berisi kapuk, karet busa, per besi, per plastik, angin, dan sebagainya. Sinonim Kasur adalah matras, dan ranjang.

Kasur berasal dari bahasa arab yang berarti tikar atau tempat melemparkan sesuatu dilantai, yang artinya tempat istirahat yang diletakkan di atas tanah.

Orang Inggris pada zaman dahulu menggunakan matras sebagai tempat tidur. Matras yang digunakan oleh orang-orang inggris memilik keunikan tersendiri. keunikkannya yaitu pada ujung-ujung matrasnya diikat dengan tali yang dikaitkan ke kerangka tempat tidur.

 

Ketika seseorang hendak berangkat tidur, maka tali tersebut harus ditarik terlebih dahuluagar matras menjadi lebih kencang. Hal ini dimaksudkan agar tidurnya lebih nyaman. Secara sejarah, berbagai material alam yang diisi di dalam kasur, termasuk jerami dan bulu. Kasur modern biasanya berisi lateks, viskoelastik, busa bahkan berisi air serta udara.

Meruntut sejarah kasur dibagi dalam beberapa fase, diantaranya

Fase Neolitik

Saat bermulanya kasur dan tempat tidur. Tempat tidur itu dibuat di atas tanah untuk menghindari kotoran dan hama. Kasur pertama mungkin terdiri dari tumpukan daun, rumput, atau jerami dengan alas kult binatang di atasnya.

3600 Sebelum Masehi

            Tempat tidur yang  terbuat dai goat skins diisi dengan air di Persia.

3400 Sebelum Masehi

Orang mesir tidur di dahan kelapa yang di tumpuk di sudut-sudut rumah mereka.

200 Sebelum Masehi

Kasur di Roma Kuno terdiri dari tas kain diisi dengan rumput, jerami, atau wol, sedangkan isian  menggunakan bulu ayam dan burung.

 

Abad Ke 15

Selama Renaissance, kasur terbuat dari kacang polong kampret, jerami, atau kadang-kadang bulu-bulu  ditutup dengan beludru, brokat, atau sutera.

 

Abad 16 dan 17

            Kasur yang diisi dengan jerami dan ditempatkan di atas tempat tidur yang terdiri dari rangka kayu dengan pengikat tali atau kulit.

Awal abad ke 18

Kasur pada masa itu sudah diisi dengan kapas atau wol.

Pertengahan abad ke 18

            Kasur mulai dibuat dari kain linen berkualitas atau kapas. Kasur juga sudah dibuat berbentuk persegi empat dan diisi sabut kelapa, kapas, wol, dan bulu kuda. Kasur juga di buat berumbai dengan kancing untuk melampirkan serta ujung-unjungnya dijahit.

Akhir abad ke-19

Kasur pada masa itu sudah menjurus pada bentuk da nisi kasur modern saat ini.

1926

Dunlop memperkenalkan teknologi karet getah dan busa lateks, pada awalnya itu hanya di jual untuk royalty di British Empire.

1930

            Kasur Innerspring atau spring bed mulai bermunculan. Kasur pegas terbungkus dulungan per dijahit terkait.

1940

            Kasur terbuat dari karet vulkanist dilapisi kain diperkenalkan.

1960

            Kasur per mendapatkan popularitas.

 

1970

            Nasa menciptakan kasur materi yang kemudan dikenal sebagai busa memori. Serta mengembangkan teknologi baru dan beberapa parik mulai memproduksi massal busa lateks dan mengurangi penggunaan getah karet.

Kini kasur juga mengalami perkembangan pesat, bahkan ada kasur yang sudah dilengkapi pemanas dan alat pijit elektronik.

Iklan